5 Tempat Makan Coto Andalan di Makassar

5 Tempat Makan Coto Andalan di Makassar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email
1. Coto Gagak

Letak yang strategis, kurang dari 10 menit dari Pantai Losari menjadikan tempat makanan coto makassar ini sebagai salah rumah makan khas andalan ketika mengunjungi Kota Makassar. Selain rempah pilihan yang digunakan, Aroma Coto Gagak yang buka 24 jam  juga membuat tempat istimewa, lapar tengah malam? Coto Gagak solusinya. Tidak hanya itu, warung coto yang berdiri sejak 1973 ini juga pernah dikunjungi oleh dua Presiden RI, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.

2. Coto Nusantara

Terletak tidak jauh dari ikon Kota Makassar, Coto Nusantara seringkali dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Berdiri sejak dekade 1990-an, Coto Nusantara sangat menjaga cita rasa hidangannya. Tempat makanan coto Makassar ini hanya buka hingga pukul 5 sore. Pemiliknya menyebutkan mereka masih menggunakan tenaga manusia secara menyeluruh dalam mengolah bumbu-bumbu kuah sehingga jam operasionalnya-pun diatur seperti itu. Sehingga, proses alami bikin Coto Nusantara punya keistimewaan tersendiri.

3. Coto Daeng Sirua

Telah berdiri sejak 1987. Coto Daeng Sirua juga dikenal Coto Abdesir memiliki keunikannya sendiri. Kalau lazimnya coto berwarna coklat gelap atau kehitaman, warung coto ini menyajikannya dengan kuah berwarna putih. Meskipun tampilannya yang berbeda, cita rasanya tetap sama dengan coto kebanyakan. Tempat makan ini selalu ramai oleh pengunjung. Biasanya mereka tutup pukul 8 malam, nanun terkadang bisa tutup lebih cepat kalau persediaan daging atau kuah sudah habis.

4. Coto Paraikatte

Terletak di pusat perkantoran Kota Makassar yakni Jalan A.P. Pettarani, Coto Paraikatte menjadi salah satu list kunjungan wajib bagi pecinta kuliner coto. Coto Paraikatte mulai menjual sejak tahun 1980, Paraikatte diambil dari bahasa Makassar yang kurang lebih berarti “ikatan persaudaaan”. Luas warung ini hanya mampu menampung kurang lebih 50 orang pelanggan, meskipun demikian warung ini akan padat pengunjung di jam makan siang.

5. Coto Ranggong

Sama halnya dengan beberapa rumah makan di Kota Makassar yang menggunakan alamat letaknya, Coto Ranggong juga demikian. Terletak di Jalan Ranggong Daeng Romo, warung coto ini sudah ada sejak tahun 1970. Tidak jauh dari Pantai Losari Coto Ranggong memiliki penggemar setianya sendiri. 
Begitu masuk ke sini akan langsung disambut oleh dapurnya yang berada di bagian depan kedai. Dikelola oleh orang keturunan Tionghoa dan mempertahankan cara memasak tradisional yaitu menggunakan tungku kayu bakar benar-benar menjadikan warung coto ini memiliki keistimewaannya sendiri.

Kunjungi: RM Ranggong Coto Makassar

Penasaran bagaimana rasanya coto Makassar di kota asalnya? Sempatkanlah mencoba coto di sana ketika memiliki kesempatan berjalan di Makassar.